Bahasa | English

 

 
 

 

 

News Archives

 

Setelah Ontosoroh Terbang ke Belanda

 

DARI sebuah koper tua berbahan kaleng, kenangan itu bergulir satu per satu. Kenangan seorang perempuan yang terpaksa menjadi gundik seorang Belanda, kenangan kembang Sidoarjo yang dijual ayahnya seharga 25 gulden saat berumur 14 tahun. "Selendang merah ini aku kenakan saat pertama kali berjumpa dengan Tuan Besar Kuasa," katanya. Perlahan-lahan, selendang itu dikeluarkan dari koper dan disampirkan ke tubuhnya.

Perempuan itu bernama Sanikem, putri juru tulis Sastrotomo, lelaki gila kuasa dan harta. Ia dijual kepada Tuan Besar Kuasa, administrator pabrik gula Herman...

++

 


 

Ontosoroh Selepas Pulang dari Belanda

 

TEMPO Interaktif, Jakarta - Sanikem bukan hanya wanita yang keras hati, tapi juga teguh mempertahankan apa yang menjadi haknya. Ia, gadis cantik bunga Tulangan Sidoarjo, telah dijual oleh ayahnya seharga 25 gulden kepada tuan besar administrator pabrik gula di daerah tersebut. Dialah Tuan Herman Mellema.

Betapa tercabik-cabiknya Sanikem. Tak ada yang bisa ia lakukan. Yang tersisa hanyalah dendam tak berkesudahan.

Begitulah awal kisah drama Mereka Memanggilku Nyai Ontosoroh yang dipentaskan ulang di Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat dan Sabtu...

++

 


 

Drama Nyai Ontosoroh Pentas Ulang di Salihara

 



TEMPO Interaktif, Jakarta - Drama "Mereka Memanggilku Nyai Ontosoroh" kembali dipentaskan. Kali ini, di Teater Kecil Salihara, Pasar Minggu, Jakarta, pada Jumat dan Sabtu, 25-26 Maret, pukul 20.30 WIB. Sebelumnya, lakon yang diadaptasi dari novel "Bumi Manusia" karya Pramoedya Ananta Toer itu telah dipentaskan di Selasar Sunaryo Art Space, Bandung dan Erasmus Huis, Jakarta tahun lalu.

Yang membedakannya kali ini adalah kematangan akting pemain. Mereka baru saja mementaskannya dalam beberapa acara di Belanda. "Ada kekayaan pengalaman....

++

 


 

‘They Call Me Nyai Ontosoroh’

 

Faiza Mardzoeki’s adaptation of Pramoedya Ananta Toer’s Bumi Manusia (This Earth of Mankind), staged at Amsterdam’s Tropen Theater last month, shed the spotlight on a situation many tend to forget, which is as relevant today as in previous centuries.

Unlike the original version where Minke, the Javanese student educated at the exclusive Dutch-language school and of royal Javanese birth, plays the main protagonist, Faiza’s Call Me Nyai Ontosoroh lets the woman (Nyai) take the lead and tell her story.

Mardzoeki’s adaptation of the play was a short...

++

 


 

"Nyai Ontosoroh" Dipentaskan di Belgia

 

Penulis: Jodhi Yudono | Editor: jodhi
Minggu, 30 Mei 2010 | 02:40 WIB

LONDON, KOMPAS.com--Nyai Ontosoroh, perjuangan seorang wanita Jawa yang mempertahankan hak dan martabat pribumi, drama teater garapan sutradara Wawan Sofwan dan produser Faiza Hidayati Mardzoeki mendapat sambutan meriah penonton di Zuiderpershuis Culturel Centrum, di kota Antwerpen-Belgia.

Standing applause selama kurang lebih 15 menit menunjukkan antusiasme penonton yang memadati ruang pertunjukan usai menyaksikan drama teater "They Call Me Nyai Ontosoroh," ujar Sekretaris...

++

 


 

Perjuangan Wanita Jawa "Nyai Ontosoroh" Dipentaskan di Belgia

 

London (ANTARA News) - Nyai Ontosoroh, perjuangan seorang wanita Jawa yang mempertahankan hak dan martabat pribumi, drama teater garapan sutradara Wawan Sofwan dan produser Faiza Hidayati Mardzoeki mendapat sambutan meriah penonton di Zuiderpershuis Culturel Centrum, di kota Antwerpen-Belgia.

Standing applause selama kurang lebih 15 menit menunjukkan antusiasme penonton yang memadati ruang pertunjukan usai menyaksikan drama teater "They Call Me Nyai Ontosoroh," ujar Sekretaris III Pensosbud/Diplik, Royhan N. Wahab, kepada koresponden Antara London, Sabtu.
++

 


 

Laporan dari Antwerpen: Diplomasi 'Nyai Ontosoroh' Menyapa Eropa

 

Kamis, 27/05/2010 15:03 WIB

Eddi Santosa – detikNews

Antwerpen - Drama teater They Call Me Nyai Ontosoroh (TCMNO) garapan sutradara Wawan Sofwan, diangkat dari novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, memukau publik Antwerpen, Belgia. Sebuah pendekatan baru mempromosikan Indonesia di negeri orang.

Standing applause menggantung lama di langit-langit Zuiderpershuis Culturel Centrum, Antwerpen, Belgia, selepas drama berdurasi 100 menit itu berakhir. Lakon TCMNO begitu menyentuh, sehingga membuat publik seolah terhipnotis untuk tak henti...

++

 


 

Ibsen di Aceh

 


Kedutaan Besar Norwegia, bekerja sama dengan institusi lokal telah menyelenggarakan seminar Nora’s Sister di seluruh dunia, sejak peringatan tahun Ibsen 2006.

Ide di belakang seminar ini adalah menempatkan isu perempuan dalam agenda berbagai budaya dengan meggunakan tulisan Ibsen sebagai sumber inspirasi.

Topik dan fleksibilitas budaya (flexibility) dalam tulisan Ibsen menjadikan Aceh tempat yang menarik untuk menggelar seminar semacam ini di Indonesia. Lebih lanjut, kehidupan dan garis hidup Nora sangat relevan dengan konteks Aceh.

Drama...

++

 


 

Het Pentas Teater uit Jakarta speelt ‘They Call Me Nyai Ontosoroh’

 


in Bintang-Theater,Indonesie,Toneel

De tentoonstelling De Njai; Portret van een vergeten oermoeder op het Tong Tong Festival in 2008, samengesteld door Reggie Baay, trok veel aandacht en heeft emotioneel heel wat losgemaakt bij publiek en pers. De belangstelling voor de njai’s, inlandse concubines van de kolonisten, lijkt zowel in Nederland als in Indonesië op te leven. Zo is in Indonesië in 2007 Nyai Ontosoroh gemaakt, een theaterbewerking gebaseerd op het boek Aarde der mensen van Pramoedya Ananta Toer. Een speciale bewerking, They Call Me Nyai Ontosoroh, is op...

++

 


 

Kritik Seorang Gundik

 

NYAI Ontosoroh kita kenal sebagai ibu berkarakter keras. Tokoh rekaan Pramoedya Ananta Toer dalam novel Bumi Manusia ini adalah seorang pribumi yang memiliki harga diri tinggi. Ia memutuskan hubungan sanak dengan orang tuanya, lantaran mereka tega menjual dirinya selagi kecil. Ia memandang hina suaminya karena tak mau mengawininya secara sah.
Ia fasih berbicara Belanda. Ia ulet memimpin perusahaan. Ia berani habis-habisan melawan pengadilan. Ia tergolong progresif. Bahkan untuk ukuran perempuan masa kini.

Pada 2007, penulis Faiza Mardzoeki mengangkat sosok ibu di awal...

++

 


 

1 2 3 4 5 Next >>

Activities

 

Festival April

RENDETION OF KARTINI'S LETTERS

-19 April 2013

Jakarta

 

 


 

Theater Production

NYAI ONTOSOROH (2006-2007)

--

 

 


 

Discussion/Seminar/Workshop

Notes from The 9th Women Playwrights International Conference

--

Stockholm, 14-21 August 2012